MEMBUAT WAJANBOLIC PENGUAT SINYAL 3G

Gambar Posted on Updated on

Saat mencari bahan untuk materi sejarah internet, tiba-tiba bertemu dengan “antena wajanbolic buatan Pak Goen”. Hmm…jadi penasaran dengan wajan yang tiba-tiba beralih fungsi dari penggorengan menjadi antena.  Jadilah segera meluncur ke google untuk mencari tahu. Ternyata…

Antena wajanbolic dibuat untuk memperhemat dana dari pada membeli antena grid atau yagi yang mahal. Semakin penasaran, akhirnya muter-muter lagi di google untuk mencari tahu cara membuatnya. Maka bertemulah dengan langkah-langkah di bawah ini!

Alat dan bahan yang digunakan adalah:

  • Wajan diameter 32 inchi atau lebih. (Harga Rp 30 ribu).
  • Pipa PVC 4 inchi (sisa talang air).
  • Dop pipa PVC 4 inchi 2 buah (Rp 8 ribu)
  • Aluminium foil bungkus makanan. (Rp 10 ribu/gulung)
  • Double tape untuk perekat aluminium foil di pipa
  • Selotip 3M (pelindung sambungan kabel USB extender-UTP)
  • Selotip bening (lebar 4 cm) untuk pelindung aluminium foil.
  • Konektor N-female. (sekitar Rp 20 ribu)
  • Kawat tembaga diameter 1-2 mm. (Dari sisa kabel listrik tunggal).

  • Bracket antena. (Rp 5 ribu per buah)
  • Plat L dudukan bracket. Bikin di tukang las Rp 5 ribu.
  • Pigtail dan konektor RP-SMA. Sesuaikan dengan konektor antena modem. (Rp 100 ribu).

  • Kabel coaxial berkualitas. Saya pakai Kitani 5C. (Rp 5 – 8 ribu per meter).
  • Kabel UTP berkualitas. Untuk USB extender. (Rp 5 ribu per meter)
  • Kabel USB. (sekitar Rp 15 ribuan per buah).
  • Thermofit/selang bakar. Untuk pelindung sambungan USB-UTP. (Rp 5 ribu per meter).

Alat bantu:

  1. Gergaji besi. Untuk memotong pipa.
  2. Bor. Untuk melubangi wajan.
  3. Penggaris. Untuk mengukur lokasi konektor.
  4. Solder dan timah.
  5. Tang lancip, tang potong.
  6. Cutter atau pisau lipat.
  7. Gunting.

Kalkulator Wajanbolic


Yang paling penting dari pembuatan wajanbolic  adalah pengukuran secara presisi jarak titik fokus, panjang paralon (feeder), dan penempatan konektor untuk access point. Satuan hitungan kalkulator ini adalah milimeter.

Lakukan penghitungan melalui kalkulator wajanbolic. Masukkan parameter seperti diameter wajan (D), kedalaman wajan (d), maupun titik fokus (f).

Dari hasil pengukuran itu, wajan yang berdiameter 32 cm (D) dan kedalaman 7,5 cm (d) didapat titik fokus 8,5 cm.

Sekarang kita mencari posisi RF Feed (bidang yang tertutup aluminium). Posisi RF feed adalah 3/4Lg. Dari hitungan kalkulator diperoleh panjang lapisan aluminium adalah 12,2 cm.

Panjang pipa yang dibutuhkan adalah f + 3/4Lg = 8,5 + 12,2 cm = 20,7 cm.

Potong pipa PVC sepanjang 20,7 cm. Tidak boleh kurang atau lebih.

Menentukan Posisi Konektor


Selanjutnya menentukan posisi N-female konektor. Jaraknya dari ujung pipa adalah Lg/4. Dari kalkulator diperoleh angka 4 cm.

Lubangi pipa PVC untuk posisi N-female konektor di posisi 4 cm dari ujung pipa.

Kemudian tinggi kawat tembaga yang disolder ke N-female konektor adalah L/4. Diperoleh angka 3 cm dari pangkal baut. Solder kawat tembaga di ujung N-female konektor.

Lapisan Aluminium


Lapisi pipa PVC dengan aluminium foil sesuai panjang yang telah dihitung (12,2 cm). Jika ada lakban aluminium lebih bagus. Karena sekitar rumah saya sulit mendapatkan lakban aluminium maka saya menggantinya dengan aluminium foil makanan. Rekatkan dengan double tape.

Setelah itu, lapisi dengan selotip bening agar aluminium foil tidak mudah terkelupas akibat cuaca.

Pasang N-female konektor yang telah disolder dengan kawat tembaga di lubang pipa.

N-female konektor tampak dalam.

Merakit Wajanbolic


Siapkan satu dop pipa PVC yang bagian dalamnya telah dilapisi aluminium foil/lakban aluminium. Pastikan pinggir sisi dop juga dilapisi aluminium yang nantinya bersentuhan dengan pipa PVC yang telah dilapis aluminium foil.

Pasang dop pipa PVC satunya lagi untuk dipasang di tengah wajan. Kemudian satukan pipa PVC dan kedua dop sehingga menyatu dengan wajan. Agar kuat, sambungan pipa dan dop dapat diberi lem pipa. Pasang bracket antena dan plat besi L di bagian belakang wajan.

Memasang Pigtail

Siapkan kabel coaxial dan pigtail yang nantinya terhubung ke colokan antena eksternal modem. Pemasangan konektor RP-SMA ke pigtail harap dilakukan hati-hati.

Itu karena klem kabel hanya dapat dilakukan sekali tekan menggunakan tang. Jika meleset, akibatnya harus beli satu set konektor RP-SMA lagi. Selanjutnya pigtail dipasang ke colokan eksternal antena modem

Mengarahkan Antena

Siapkan tiang untuk menegakkan wajanbolic. Bambu juga dapat digunakan. Cari yang lurus dan kokoh. Setelah antena tegak dan stabil, colokkan pigtail ke modem dalam kondisi komputer dan software modem menyala. Putar antena wajan hingga mendapat sinyal terbaik (HSDPA/EVDO) dari BTS.

Lebih baik jika kita lebih dahulu tahu dimana BTS yang “disangka” sebagai pemancar sinyal 3G/HSDPA/EVDO.

Sumber : http://alonrider.wordpress.com/2010/03/15/membuat-wajanbolic-penguat-sinyal-3g/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s